LENSA KEGIATAN

May 20, 2010

FOTO OSIS 2010-2011

Fonologi

May 20, 2010

RAMBU –RAMBU FONOLOGI

  1. Bunyi dipelajari dalam bahasa Indonesia karena pada hakikatnya bunyi merupakan objek primer bahasa.Bunyi –bunyi itu memiliki sistem yang dapat dikaji secara ilmiah.
  2. Bunyi bahasa adalah bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.
  3. Bunyi secara kongkret terwujud dalam bentuk ujaran.Ucapkan kata toko dan tokoh ,maka akan tersalah bedanya.
  4. Faktor yang terlibat dalam pembentukan bunyi bahas ada tiga hal,yaitu paru-paru sebagai penghasil bunyi bahasa,pita suara sebagai pengubah udara menjadi gelombang bunyi,dan artikulasi sebagai pengolah gelombang bunyi menjadi bunyi
  5. Proses pembentukan bunyi  bahasa dilakukan melalui  empat tahap.yaitu proses pengaliran udara,proses pengubahan udara menjadi gelombang bunyi, proses artikulasi,dan proses oronasal.Pada saat berbisik pembentukan bunyi melalui tiga tahap,yaitu pengaliran udara,artikulasi,dan proses oronasal.
  6. Bunyi oral dan nasal terbentuk berdasarkan jalan keluarnya udara setelah melalui proses artikulasi.Jika udara keluar melalui mulut terjadi bunyi oral,dari hidung bunyi nasal.
  7. Kesempurnaan bunyi bahasa disebabkan oleh kelengkapan alat ucap dan kualitas dari alat ucap tersebut.
  8. Alat ucap yang terlibat dalam produksi bunyi bahasa adalah bibir atas dan bawah,gigi atas dan bawah,lidah[ujung,daun,tengah dan pangkal],langit – langit keras dan lunak,anak tekak,glotis,pangkal tenggorokan.
  9. Vokal terbentuk dengan cara udara keluar dari paru-paru tidak mendapat hambatan berarti.Ruang resonansi terbuka agak lebar sehingga memungkinkan udara bergerak bebas.
  10. Penamaan vokal didasarkan pada maju mundurnya ldah,naik turunnya lidah,bulat tidaknya bentuk bibir
  11. Konsonan dinamai dengan cara artikulasi,daerah artikulasi,posisi pita suara.
  12. [e] depan tengah tak bulat,[a] pusat tengah tak bulat ,[i] depan tinggi tak bulat,[o] belakang tengah bulat,[u]belakang tinggi bulat
  13. [g]hambat velar bersuara,[d] hambat alveolar bersuara,[s] lamino palatal  tak bersuara,[m] nasal bilabial bersuara,[p] hambat bilabial tak bersuara
  14. Diftong dalam bahasa Indonesia ai,au,oi
  15. Diftong adalah dua vokal rangkap yang berada dalam satu suku kata,jika dituliskan dalam transkripsi fonetis wujudnya menjadi /w/ dan /y/
  16. Kluster adalah dua konsonan rangkap atau lebih yang berada dalam suku kata.Konsonan rangkap dari bahasa asing ,umumnya konsonan terakhir dihilangkan
  17. Fonem dikenali denga cara memasangkan dua kata yang memiliki perbedaan minimal.Jika perbedaan minimal itu mengakibatkan perbedaan makna,maka bunyi yang berbeda itu adalah fonem.
  18. Fonem adalah bunyi bahasa yang terkecil yang berpotensi membedakan makna kata,sedangkan fona adalah bunyi terkecil yang tidak membedakan arti.
  19. Transkripsi fonetis adalah tata cara penulisan berdasarkan bunyi atau ucapan,sedangkan transkripsi grafemis adalah tatacara penulisan kata yang didasarkan pada huruf abjad.
  20. Manfaat  penggunaan fungtuasi adalah memudahkan orang memahami bacaan;dengan keseragaman tanda dalam bacaan,seragam pula pemahaman isinya bagi si penulis dan pembaca.
  21. Aspek fonologi yang bisa diajarkan melalui menyimak adalah penangkapan bunyi bahasa secara benar,penerjemahan bunyi ke dalam simbol-simbol,pelatihan kepekaan pendengaran sesuai dengan bunyi yang seharusnya,dsb.
  22. srategi yang dikembangkan dalam pembelajaran menyimak adalah strategi dikte,pesan berantai,penalaran.
  23. Media yang bisa digunakan adalah tape recorder,televisi,pengeras suara,dsb.
  24. Agar siswa fasih berbicara yg harus dilakukan adalah kebebasan mengekspresikan ide,memberi pertanyaan spontan mengenai hal-hal ringan,mengucapkan kata yang dimulai dengan abjad tertentu.

    Amrozy oh Amrozy

Sajak Palsu

May 20, 2010

SAJAK PALSU

Selamat pagi, pak, selamat pagi bu, ucap anak sekolah

dengan sapaan palsu. Lalu merekapun belajar

sejarah palsu dari buku-buku palsu. Di akhir sekolah

mereka terperangah melihat hamparan nilai mereka

yang palsu. Karena tak cukkup nilai, maka berdatanganlah

mereka ke rumah-rumah bapak dan ibu guru

untuk menyerahkan amplop berisi perhatian

dan rasa hormat palsu. Sambil tersipu palsu

dan membuat tolakan-tolakan palsu, akhirnya pak guru

dan bu guru terima juga amplop itu sambil berjanji palsu

untuk mengubah nilai-nilai palsu yang baru. Masa sekolah

demi masa sekolah berlalu, merekapun lahir

sebagai ekonom-ekonom palsu,  ahli hukum palsu,

ahli pertanian palsu, insinyur palsu. Sebagian

menjadi guru, ilmuwan atau seniman palsu. Dengan gairah tinggi

mereka menghambur ke tengah pembangunan palsu

dengan ekonomi palsu sebagai panglima palsu. Mereka saksikan

ramainya perniagaan palsu dengan ekspor

dan impor palsu yang mengirim dan mendatangkan

berbagai barang kelontong kualitas palsu.

Dan bank-bank palsu dengan giat menawarkan bonus

Dan hadiah-hadiah palsu tapi diam-diam meminjam juga

pinjaman dengan ijin dan surat palsu kepada bank negeri

yang dijaga pejabat-pejabat palsu. Masyarakat pun berniaga

dengan uang palsu yang dijamin devisa palsu. Maka

uang-uang asing menggertak dengan kurs palsu

sehingga semua blingsatan dan terperosok krisis

yang meruntuhkan pemerintahan palsu ke dalam

nasib buruk palsu. Lalu orang-orang palsu

meneriakkan kegembiraan palsu dan mendebatkan

gagasan-gagasan palsu di tengah seminar

dan dialog-dialog palsu menyambut tibanya

demokrasi palsu yang berkibar-kibar begitu nyaring

dan palsu

[Agus R. Sarjono,  dalam Horison XXXIV/4/2000]

Menyampaikan Gagasan Secara Runtut

May 20, 2010

Kompetensi Dasar : Mampu mengungkapkan pendapat, gagasan secara runtut dan tepat.

MENYAMPAIKAN GAGASAN,PENDAPAT DAN SARAN SECARA RUNTUT

Diskusi yang baik adalah diskusi yang pesertanya mampu berperan aktif,terlihat dalam peran mereka mengajukan pendapat ,saran,dan gagasan.

MENGENALI CARA MENYAMPAIKAN PENDAPAT

  1. PENDAHULUAN:menarik perhatian pendengar,memusatkan perhatian,alasan mengapa pendapat itu harus dikemukakan.Perlu dikemukakan:a)fakta-fakta,b)latar belakang historis.
  2. PENGAJUAN PENDAPAT:meyakinkan pendengar  bahwa pikiran yang dikemukakan benar.a)kecermatan dalam menyeleksi fakta,b)penyusunan bahan secara baik dan teratur,c)kekritisan dalam proses berfikir,d).penggunaan bahasa yang mudah dipahami leh orang lain.
  3. SIMPULAN :  ringkasan dan penegasan.

CONTOH:

1.PENDAHULUAN

Melihat kenyataan selama ini ,setiap musim kemarau daerah kita selalu menghadapi persoalan yang sama,yakni kurangnya persediaan air.Setiap kali musim kemarau,keresahan warga selalu muncul.Sumur tidak ada airnya sehingga mereka harus mengambil air dari daerah lain yang jaraknya jauh.namun anehnya,tidak terbetik pikiran dalam diri untuk mengatasinya.

2.PENGAJUAN PENDAPAT.

Jika kita mau berfikir sejenak,sebenarnya bencana kekeringanyang melanda daerah kita tidak lain karena ulah masyarakat kita sendiri.Lihat saja hutan kita hutan k semakin hari semakin gundul ! Nah,itulah pangkal tolaknya.Setiap musim penghujan ,tidak ada air yang terserap dan tersimpan dalam tanah karena adanya hutan gundul.Akibatnya ketika musim kemarau mata air di sumur- sumur tidak ada yang keluar airnya.

3.SIMPULAN

Bertolak dari kenyataan tersebut ,bagaimana kalau teman-teman pramuka di smp kita mengumpulkan berbagai tanaman dan disumbangkan kepada pihak perhutani.

Hello world!

May 20, 2010

SELAMAT DATANG DI SMPN 1 BANJARANGKAN

(THE WILLINGNES TO CHANGE SCHOOL)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.